Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Persiapan BLW - Jimmy duduk di highchair

Seminggu sebelum Jimmy 6 bulan, aku coba-coba taruh Jimmy di high-chair. Tak selipin handuk di sekelilingnya. Dia kelihatan bingung, trus tangan kanannya tegang pegangin HC dan ga mau dilepas. Tangan kirinya berusaha eksplorasi pegang HC-nya sedikit2.
Kayaknya dia masih bingung cara duduknya dan  masih bingung dengan keadaan baru.

Jadi setelah itu tiap hari menjelang 6 bulan, aku taruh dia di HC beberapa menit biar dia bisa beradaptasi, bereksplorasi dan terbiasa duduk disitu. Sehingga pas hari H nya bisa fokus ke makanannya saja karena sudah puas 'menganalisa' si HC.

"Apaan sih nihh"

Kok ga ada makanan yang dimasukin ke mulut sih?

Banyak ibu-ibu yang gemes banget kalau awal-awal BLW anaknya ga masukin makanan ke mulut sama sekali. Merasa gagal.

Padahal kalau dipikir-pikir, begitu banyak tantangan yang dihadapi bayi pada hari-hari pertama BLW.

Kalau aku coba uraikan, apa saja yang harus dipelajari bayi pada awal BLW ya?

Yang perlu dipelajari oleh bayi sebelum bisa makan

Ini hanya berdasarkan pengamatan aku aja ya, total ada 9 hal yang harus dia kuasai sebelum bisa makan:
  1. Mengarahkan tangan ke makanan
  2. Menyentuh makanan
  3. Memegang makanan
  4. Mengarahkan makanan ke mulut
  5. Memasukkan makanan ke dalam mulut
  6. Menggigit makanan
  7. Mengunyah makanan
  8. Memindahkan makanan dari depan mulut ke bagian belakang mulut
  9. Menelan makanan.
Kita sebagai orang dewasa sih menganggap remeh semua kemampuan di atas, karena sudah otomatis buat kita. Tapi buat bayi? Semua ini benar-benar hal baru buat dia.

Trus kita berharap 9 kemampuan ini dia kuasai dalam 1 kali makan? Dan kalau dia ga bisa kita merasa sangat kecewa? Menganggap dia gagal?
Ya kasihan lah.

Beri waktu untuk bayi belajar, ga gampang lho buat mereka. Kasih semangat, kasih contoh, tetap positif.

Kegagalan BLW kebanyakan bukan karena bayinya tidak mampu, tetapi karena mamanya merasa dia tidak mampu. Sedih ya bacanya?

Percaya bayi itu lebih mampu dari yang kita pikir, kasih kesempatan untuk menggali potensinya tanpa dibatasi oleh ketidak sabaran atau kekhawatiran kita.

Semangat BLW!

BLW: Makanan kaya zat besi

Topik zat besi ini terus terang salah satu topik yang bikin deg2an.
Dulu pas Jimmy umur 4 bulan, dokternya menyarankan dan memberikan suplemen zat besi untuk dikasih ke Jimmy setiap hari.
Apakah aku kasih ke Jimmy? Tidak =P

Aku dengan PD-nya yakin bahwa ASI dan MPASI-nya kelak akan mencukupi asupan zat besinya (padahal takut juga hehe).

Jadi aku mulai baca-baca lah tentang bagaimana cara memberi makanan kaya zat besi untuk bayi BLW. Kalau bayi non-BLW kan biasanya dari hari pertama di kasih sereal bayi yang sudah diperkaya dengan zat besi ya. Nah kalau bayi BLW gimana?

1. Hasil dari baca-baca menyimpulkan aku harus kasih Jimmy daging sejak umur 6 bulan. 
Seperti bisa dilihat di menu BLW, aku kasih daging seminggu sekali mulai dari minggu ke 3 dan ke 4.

Untuk mempermudah ibu-ibu mengatur menu bayi, berikut aku urut makanan kaya zat besi menurut jumlah kandungan zat besinya ya, ini semua berdasarkan informasi yang aku dapat di berbagai sumber internet, jadi mohon maaf kalau ada salah:
  1. Hati ayam atau sapi
  2. Daging sapi
  3. Sarden (yang dikemas dalam minyak)
  4. Ayam (paha, kemudian dada)
  5. Ikan
Kemudian ada zat besi yang ditemukan dalam makanan tumbuhan seperti sayur-sayuran dan kacang-kacangan. Sayangnya badan kita tidak menyerap zat besi dari makanan ini secara maksimal (hanya 2-10%) dibandingkan dengan zat besi dari protein (penyerapan bisa mencapai 30%). Tapi ya kalau anak lagi males makan daging, lumayan banget kalau bisa makan:
  1. Kacang-kacangan (miju-miju, dll)
  2. Labu
  3. Tahu
  4. Apricot kering
  5. Kentang 
  6. Brokoli
  7. Telur
  8. Bayam
  9. Roti gandum
 2. Penyerapan zat besi juga akan lebih baik jika pada saat bersamaan, anak dikasih makanan yang kaya vitamin C. Misalnya jeruk, kiwi, tomat, ubi, dll. Jadi pas atur menu, padukan makanan kaya zat besi + vitamin C.

 3. Hindari makanan/minuman yang menghambat penyerapan zat besi, yaitu susu sapi dan teh.
Jadi jangan kasih makanan yang mengadung susu pada saat bersamaan (keju, dll.) kalau memakan makanan kaya zat besi agar penyerapan maksimal.

Apakah bayi akan tersedak / tercekik ketika BLW?

Kayaknya ini yang paling ditakutin semua ibu-ibu yang masih belajar tentang BLW, soalnya kan bayi BLW langsung makan makanan padat, apa ga tercekik?

Pertama, kita harus ngerti bahwa ada perbedaan antara tersedak/gagging dan tercekik/choking. Biar lebih jelas, bisa dilihat perbedaan ciri-cirinya dan cara mengatasinya di bawah ini:




Contoh Jimmy tersedak di menit 7:40

Refleks tersedak ini sebenarnya bagian penting bagi bayi untuk belajar cara mengelola makanan dengan aman.
Letak refleks tersedak ini berbeda untuk orang dewasa dan bayi. Kalau buat orang dewasa tuh letaknya jauh di belakang lidah, jadi kita harus taruh jari di tenggorokan, baru deh ada  refleks kayak mau muntah (silahkan kalau mau dicoba =P). Nah kalau di bayi umur 6 bulan, refleksnya letaknya lebih ke depan lidah, jauh dari jalan napas. Makanya dia lebih gampang tersedak daripada kita. Nanti makin dia besar, refleksnya akan mulai mundur deh ke balakang lidah kayak kita.

Dengan tersedak (mungkin karena memasukkan terlalu banyak makanan dalam mulutnya atau karena mendorong makanan terlalu jauh ke belakang), bayi belajar untuk tidak mengulanginya lagi.
Tentunya ini semua hanya berlaku jika bayi duduk tegak. Dua faktor yang membuat semakin besar kemungkinan tercekik adalah jika orang lain memasukkan makanan ke dalam mulut bayi atau bayi duduk dengan posisi senderan ke belakang. 

Jadi intinya: tersedak itu sangat normal ketika BLW. Jimmy berapa kali ya tersedaknya? Kurang dari 10 kali mungkin total. Bikin panik? Banget! Gimana biar ga panik? Sebelum mulai BLW, sering-sering nonton bayi tersedak biar tau ciri-cirinya dan mengurangi panik. Kalau aku pribadi menghitung sampai 10 sebelum bertindak. Sebelum 10 detik habis, Jimmy selalu berhasil mengatasinya sendiri.

Berikut video yang perlu ditonton:

Sumber informasi: buku Baby-Led Weaning oleh Gill Rapley & Tracey Murkett

Kok bayi saya ga menelan sama sekali ya pas hari pertama BLW?


Ini nih kurang lebih penjelasan dari buku Baby-led weaning karangan Gill Rapley:

Selama 6 bulan terakhir kan bayi kita hanya tau mekanisme cara minum susu (ASI maupun susu formula), dan susu ini tersedot langsung ke bagian belakang mulut bayi.

Nah kalau makanan padat kan beda, bayi harus berusaha secara aktif untuk memindahkan makanan dari depan mulut dia ke bagian belakang mulut, dan ini sesuatu yang bayi ga bisa lakukan sampai dia menemukan cara untuk menggigit dan mengunyah.

Proses belajar menggigit dan mengunyah dapat memakan waktu 1-2 minggu (hanya waktu rata-rata yaa, tiap badi pasti beda perkembangannya). Berarti selama setidaknya 1-2 minggu, makanan yang masuk ke mulutnya kemungkinan akan jatuh keluar lagi dari mulut. Dia hanya akan mulai menelan ketika otot-otot lidah, pipi dan rahangnya dapat berkoordinasi untuk bekerja sama untuk menelan.
Ini juga sebenarnya perlindungan alami bayi biar ga tercekik (choking).

CATATAN: Ini semua hanya berlaku kalau bayi sendiri yang memasukkan makanan ke dalam mulutnya, dia yang memegang kendali (ga disuapin)

Dan jangan lupa ya, ASI/susu masih sumber utama nutrisi bayi dibawah umur 1 tahun, jadi coba bawa santai dan jangan memburu-burukan bayi, biarlah dia leluasa belajar dengan kecepatannya sendiri.

Bisa ga bayi mulai BLW sebelum 6 bulan?

Tulisan berikut diambil dari buku Baby-Led Weaning karangan Gill Rapley &  Tracey Murkett.

Rekomendasi terkini untuk mulai makan makanan pendamping ASI/susu adalah 6 bulan. Sebelum usia ini, bayi sulit untuk mencerna apapun selain susu.

Kenapa tidak baik untuk memberi MPASI sebelum usia 6 bulan?

- Bayi yang masih kecil memiliki perut yang kecil dan perlu sumber kalori dan nutrisi yang padat dan mudah dicerna. Hanya ASI atau susu formula yang bisa menyediakannya. Kandungan nutrisi dan kalori dalam ASI / susu formula sama padatnya dengan makanan.

- Sistem pencernaan bayi yang masih kecil belum bisa mengambil semua kandungan yang baik dari makanan padat, jadi makanan tersebut lewat begitu saja tanpa memberikan asupan yang tepat bagi bayi.

- Jika bayi makan makanan padat terlalu dini, nafsu makan bayi terhadap susu akan menurun, sehingga bisa kekurangan gizi.

- Sistem imun bayi dibawah 6 bulan belum matang, jadi bayi-bayi yang diberikan makanan padat terlalu dini lebih mudah terkena infeksi dan lebih beresiko mengalami alergi.

Daftar karbohidrat

Berikut beberapa sumber karbohidrat yang dapat ditawarkan ke bayi:
  1. Ubi
  2. Kentang
  3. Pasta - awalnya lebih gampang untuk pilih yang spiral panjang (fusilli)
  4. Nasi
  5. Mie
  6. Roti - kalau bisa pilih yang gandum
  7. Singkong
  8. Oats
  9. Jali (barley)
  10. Quinoa
  11. Jagung

Apakah bayi saya akan kekurangan gizi dengan BLW?

Semua tergantung dari orang tua.

Kita sebagai orang tua bertanggung jawab untuk memastikan bayi kita mendapatkan gizi yang baik dengan cara menawarkan makanan yang bergizi dan memberikan diet seimbang bagi bayi (apapun metode yang digunakan - BLW maupun non BLW).

Jadi pastikan makanan yang ditawarkan bergizi dan lengkap ketika bayi sudah siap: karbo, protein, beragam sayur-sayuran, buah-buahan dll. Akan lebih baik jika membuat menu mingguan/bulanan agar dapat merencanakan keseimbangan diet.
Nah ini bicara masalah kualitas makanan ya.

Kalau kekurangan gizi karena kuantitas?
Pasti ibu-ibu yang bayinya baru memulai BLW akan deg-degan ya melihat bayinya seperti tidak menelan apa-apa di minggu pertama. Bahkan katanya ada yang sampai beberapa bulan bayinya terlihat makan sedikit sekali. Setiap bayi memiliki progres yang berbeda-beda. Tapi ingat, susu merupakan sumber utama nutrisi bayi dibawah umur 1 tahun. Jadi mereka memiliki kurang lebih 6 bulan untuk 'berlatih' makan, dan itu waktu yang sangat cukup.

Tentunya kita sebagai orang tua harus selalu memantau pertumbuhan anak ya. Kalau pengalaman pribadi, Jimmy memulai BLW dengan berat badan 'pas-pasan' menurut DSAnya. Beliau bahkan mengkhawatirkan ketika aku bilang berencana BLW dan menyarankan untuk pantau berat badannya setiap bulan. Aku tetap semangat berkat semua bacaan tentang BLW sambil banyak doa Jimmy ga turun berat badannya =D
Puji Tuhan Jimmy cukup sukses ber-BLW dari awal. Memang ada bulan dimana dia berat badannya sedikit dibawah kurva, tetapi bulan depannya lagi dikejar olehnya. Jadi ada naik turunnya, tetapi secara umum sesuai kurva pertumbuhannya.

Selamat BLW!

Bisakah bayi mencerna makanan padat?

Gill Rapley menjelaskan dalam bukunya bahwa mulut memang dirancang untuk melembutkan makanan atau 'membuatnya jadi bubur' dengan cara mengunyahnya. Mengunyah itu menstimulasi air liur dan pencampuran enzim-enzim dalam air liur dengan makanan membantu awal proses pencernaan. 

Nah bayi BLW yang baru belajar makan biasanya menghabiskan waktu yang lebh banyak untuk menyimpan makanan dalam mulutnya dan mengunyah sebelum mereka menelannya. Jadi selama itu makanan menjadi lunak oleh air liur dan dihancurkan oleh gusi. Ini yang membuat pencernaan lebih baik karena penguraian makanan berlangsung dengan baik.

Itu kan secara teori. Kalau secara praktek yang pasti Jimmy tidak ada masalah pencernaan selama melakukan BLW. Selamat BLW!

Bisakah bayi yang belum punya gigi mengunyah?

Saya pribadi yang menyusui Jimmy sangat merasakan kuatnya gusi bayi berumur 6 bulan =P Pasti ibu-ibu yang lain yang menyusui bayi mereka secara langsung mengalami hal yang sama.

Bayi tidak perlu gigi untuk menguyah. Gusi bayi dapat menggigit dan mengunyah makanan sejak 6 bulan. Buktinya ya Jimmy ini dan bayi-bayi BLW lainnya yang sudah makan makanan normal keluarga walaupun belum memiliki gigi pada umur 6 bulan. Jimmy sejak awal dapat menggigit dan mengunyah brokoli, videonya dapat dilihat disini.

Semangat BLW!


Makanan yang perlu dihindari

Berikut makanan yang perlu dihindari sampai bayi berumur satu tahun:
  • Madu - sumber potensial botulisme
  • Kerang
  • Telur yang belum matang - dapat mengandung salmonella (penyebab infeksi perut)
  • Kacang - beresiko karena bentuknya yang dapat mudah tersangkut di tenggorokan anak
Garam juga sebaiknya dihindari karena ginjal bayi belum cukup matang untuk berhadapan dengan garam. Begitupun dengan gula karena gula tidak mengandung nutrisi yang diperlukan.

Dan tentunya lebih baik jika bayi memakan makanan yang dimasak sendiri dan bukan makanan 'siap saji' yang kita tidak tahu isinya.

Jika ada riwayat alergi dalam keluarga, ada baiknya untuk memberikan makanan yang sama selama beberapa hari (umumnya 3 hari) untuk melihat jika ada reaksi alergi, sebelum memperkenalkan makanan baru.

 (sumber: www.rapleyweaning.com)

Tahapan Jimmy & BLW

Ini kurang lebih tahap-tahap yang dilalui Jimmy dan BLW:
  • 6 bulan: tahap eksplorasi, belajar mengangkat makanan, mengarahkan ke mulut, menyicip makanan, sedikit mengunyah. Hasil: ada makanan yang masuk karena terlihat dari isi popoknya.
  • 7 bulan: mulai pintar mengunyah, tetapi masih banyak mainnya. Sempat ada fase dimana dia hanya mengemut makanannya dan dibiarkan didalam mulutnya selama 5 menit (lamaaa).
  • 7,5 bulan: mulai mengerti konsep makan sebagai suatu kebutuhan, lebih fokus makan.
  • 8 bulan:  tambah pintar memegang makanan. Mulai menyukai makanan berpotongan dadu kecil. Mulai menggunakan kedua tangan secara bersamaan untuk mengambil makanan. Sempat ada fase dimana dia menaruh makanan sebanyak-banyaknya dalam mulut yang sudah terlalu penuh..
    Masukkan ke mulut sebanyak-banyaknya!
  • 9 bulan: akhirnya benar-benar mengerti konsep makan dan mulai makan dalam jumlah 'banyak'. Mulai mengambil makanan dengan menggunakan satu tangan. Mulai suka menggoda mamanya dengan membuang makanan ke lantai secara sengaja untuk melihat reaksi saya.
  • 10 bulan: tambah pintar, tetapi masih suka buang-buang makanan.
*Tentunya kalau sedang sakit,  Jimmy hampir tidak mau makan dan hanya mau susu saja. Tetapi ini paling maksimal 2-3 hari.

Barang apa saja yang diperlukan untuk BLW?

Hanya sedikit yang diperlukan untuk mempermudah BLW:
  1. High chair / booster seat                                                                                                           
    Pilih yang gampang dibersihkan, misalnya yang terbuat dari plastik seperti yang dijual di Informa. Jadi kalau kotor tinggal dibilas air saja di kamar mandi kalau perlu. Bayi juga sebenarnya bisa dipangku sambil makan, tetapi akan susah untuk observasi dia kalau kita yang pangku. 
  2. HC Informa Rp. 329.000
  3. Kukusan                                                                                                                                        
    Pada awal BLW, sebagian besar makanan untuk bayi akan perlu dikukus. Ada macam-macam kukusan, dari yang murah sampai yang mahal. Kukusan beli di pasar pun cukup, yang penting higienis dan tidak karatan.
    Kukusan beli di pasar Rp. 80.000
                                                                                                                                                                   
Tambahan opsional:
  1. Oven untuk memanggang makanan, misalnya oven elektrik kecil
  2. Slaber / celemek agar baju bayi tidak terlalu kotor. Kalau mau lebih tidak kotor lagi, bayi hanya makan pakai popok saja =) asal AC/kipas angin dimatikan!
  3. Tissu basah higienis untuk membersihkan meja makan bayi sebelum dia makan agar selalu higienis.


  4. Alas lebar untuk lantai yang ditaruh dibawah highchair agar lantai tidak terlalu kotor dan lebih cepat dibersihkan (terutama untuk yang tidak punya pembantu). Sebaiknya menggunakan alas berbahan plastik, seperti yang dijual di toko bangunan (dijual per meter), jadi tinggal dibilas air setelah dipakai.
    Kurang berantakan ga ma?
  5. Piring plastik yang ada karet tempelan di bawahnya. Ini terutama untuk kalau makan di luar, karena meja restoran biasanya kurang higienis.
 

6. Wadah makan/container untuk menyimpan makanan bayi jika perlu bepergian